<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.: ariefms Weblog :.</title>
	<atom:link href="http://ariefms.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariefms.wordpress.com</link>
	<description>sebuah catatan kecil pengalaman ariefms</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Apr 2008 10:19:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ariefms.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.: ariefms Weblog :.</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ariefms.wordpress.com/osd.xml" title=".: ariefms Weblog :." />
	<atom:link rel='hub' href='http://ariefms.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Etika Eropa Mirip Etika di Zaman Umar bin Khattab</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2008/04/16/etika-eropa-mirip-etika-di-zaman-umar-bin-khattab/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2008/04/16/etika-eropa-mirip-etika-di-zaman-umar-bin-khattab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 10:19:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[disadur dari http://www.ranesi.nl/tema/masyarakat/Pengalaman_Khadijah15042008 Kesan-kesan pasangan Khadijah-Andi Supandi di Jerman bari muchtar 15-04-2008 Dengankan wawancara dengan Khadijah dan Andi Supandi   Kalau orang pertama kali datang ke Eropa atau ke negara maju seperti Jerman, biasanya kesannya sangat mendalam. Itulah yang dialami ibu Khadijah dan suaminya Andi Supandi dari Cimahi. Menurut mereka, Jerman disiplin, teratur dan rapi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=18&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><em>disadur dari </em><a href="http://www.ranesi.nl/tema/masyarakat/Pengalaman_Khadijah15042008"><em>http://www.ranesi.nl/tema/masyarakat/Pengalaman_Khadijah15042008</em></a><a href="http://www.ra"></a></h3>
<h4>Kesan-kesan pasangan Khadijah-Andi Supandi di Jerman</h4>
<div id="articleSubHeader">
<p class="small">bari muchtar</p>
<p class="small"><span class="date">15-04-2008</span></p>
<p class="small"><a href="http://download.omroep.nl/rnw/smac/cms/id_mmkhadijah_20080415_44_1kHz.mp3" target="_blank">Dengankan wawancara dengan Khadijah dan Andi Supandi </a></p>
</div>
<div id="article">
<p> </p>
<p><strong>Kalau orang pertama kali datang ke Eropa atau ke negara maju seperti Jerman, biasanya kesannya sangat mendalam. Itulah yang dialami ibu Khadijah dan suaminya Andi Supandi dari Cimahi. Menurut mereka, Jerman disiplin, teratur dan rapi. Benarkah tidak ada cacatnya sama sekali? </strong></p>
<p><strong>Etika Islam<br />
</strong>Pasangan pensiunan ini datang ke Jerman untuk mengunjungi anak dan cucu mereka di <img class="alignright" style="float:right;" src="http://ariefms.wordpress.com/images/assets/13712419" alt="emak dan aki" width="250" height="196" align="right" />Hamburg. Mereka berada di sana di musim dingin, di seputar bulan November 2007 sampai dengan Februari 2008. Ibu Khadijah menilai pemerintah di negara-negara Eropa seperti Jerman mirip dengan pemerintahan di zaman khalifah Umar bin Khattab, yang mengayomi rakyat kecil. &#8220;Yaitu sayang sama masyarakatnya. Kesejahteraan diperhatikan oleh pemerintah, &#8220;katanya. Contoh lain orang Jerman disiplin dan suka antri. Semua orang mengembalikan troli kalau selesai menggunakanya di super market. Ini, menurut Ibu Khadijah, adalah etika Islam.</p>
<p>Orang Jerman juga ramah, karena mereka suka menyapa kalau ketemu di bis misalnya. &#8220;Dia bilang <em>Guten morgen</em> (Selamat Pagi,red),&#8221; kata ibu Khadijah meniru ucapan orang Jerman. Selain itu orang Jerman itu darmawan. Ini terbukti antara lain dari kegiatan sekolah tempat cucunya belajar. Mereka menggelar semacam bazar untuk mengumpulkan dana membantu orang miskin di Afrika.</p>
<p>Kota Hamburg sangat bersih. Pada saat pemilihan umum, pemasangan pamflet teratur. Orang tidak sembarangan membuang sampah. Saat merayakan tahun baru, meski banyak orang memasang petasan, tapi semua berjalan aman dan lancar. Memang ada yang terlalu banyak minum dan mabuk, tapi mereka tidak mengacau. &#8220;Ada satu dua kayaknya yang nggak biasa minum kelihatan ada yang muntah. Tapi nggak banyak. Cuma kelihatannya seorang, &#8220;tuturnya.</p>
<p><strong>Multikultural<br />
</strong>Menariknya orang yang berkumpul ramai-ramai di malam tahun baru itu terdiri dari bermacam ras dan suku. Selain orang Jerman sendiri, banyak orang asing terutama orang Turki dan juga orang Asia seperti dari Indonesia, dan juga dari Afrika. &#8220;Mereka campur aja. Tapi akur-akur saja. Nggak ada kekerasan, &#8220;tandasnya. Mereka saling ucapkan selamat tahun baru. &#8220;Happy New Year bilang mereka ke kita, &#8220;katanya meniru. </p>
<p>Melihat kebersihan di Hamburg, ibu Khadijah gemes ingin menerapkan sistem itu di Indonesia, terutama di Cimahi. Yang paling mengesankannya adalah ketika turun salju. Selain itu mereka juga terharu dengan gedung parlemen, yang mereka kunjungi. Berkunjung ke <em>Rathaus </em>itu terasa biasa saja. Meski harus membayar uang masuk dan ditemani pemandu, tapi orang bebas saja berkeliling. Tidak ada rasa ngeri dan berjarak seperti kesan rakyat Indonesia dengan Senayan. &#8220;Malah di Indonesia kami belum pernah datang ke Senayan, &#8221; katanya merujuk gedung DPR dan MPR di Jakarta.</p>
<p>Polisi tidak mencolok seperti di negara-negara lain kayak di Indonesia. Sistem kendaraan umum juga sangat rapi. Orang bisa membeli karcis yang berlaku satu hari dan bisa ke mana-mana naik kendaraan umum di dalam kota. Kendaraan umum berangkat dan tiba tepat waktu dan berhenti pada halte-halte yang telah ditentukan. Jadwalnya bisa dicari di internet. Tempat dan waktu naik dan turun kendaraan sudah jelas. &#8220;Jadi kita tidak perlu teriak: Kiri-kiri!, &#8220;ibu Khadijah bercerita.</p>
<p>Andi Supandi, suami ibu Khadijah, kagum dengan keterpaduan angkutan umum baik di dalam kota maupun antar kota. Ia memuji toleransi penumpang dan perlakuan terhadap penyandang cacat. Sistem asuransi Jerman juga dipujinya. &#8220;Bila ada orang jatuh di depan rumah kita, pengobatannya harus ditanggung, &#8220;katanya.</p>
<p><strong>Kebebasan beragama<br />
</strong>Di Hamburg ada Islamic Center dan banyak juga mesjid. Kesannya rumah-rumah ibadah di Hamburg tidak menonjol. Gedung-gedung tempat ibadah tidak berbeda dengan rumah penduduk. Jerman menjamin kebebasan beragama. &#8220;Kita dalam melaksanakan ibadah seperti sholat Jumat, bebas saja, &#8220;katanya.</p>
<p>Toko-toko di Hamburg aman-aman saja, meski barangnya dipajang di luar. &#8220;Peminat itu langsung saja bisa mengambil (barang,red) dan langsung membayar di dalam, &#8220;katanya. Para pedagang juga patuh aturan. &#8220;Tidak ada yang jual asongan. Pedagang kaki lima nggak ada. Itu karena ada jaminan sosial.&#8221; Penganggur di Jerman diberi tunjangan. Meski demikian, tandas Andi, mereka tidak malas. &#8220;Karena telah mendapat jaminan dan diawasi pemerintah, mereka tidak main-main, &#8220;katanya.</p>
<p>Ditanya tentang kesan negatif, baik ibu Khadijah maupun pak Andi, tidak bisa menyebutkannya secara kongkret. Tapi mereka merasa aneh melihat pergaulan bebas orang Jerman, terutama para remajanya.</p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=18&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2008/04/16/etika-eropa-mirip-etika-di-zaman-umar-bin-khattab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://download.omroep.nl/rnw/smac/cms/id_mmkhadijah_20080415_44_1kHz.mp3" length="14407514" type="audio/mpeg" />
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariefms.wordpress.com/images/assets/13712419" medium="image">
			<media:title type="html">emak dan aki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Azhura, Aufa, Aqeela &#8230; anak-anakku</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2008/02/28/azhura-aufa-aqeela-anak-anakku/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2008/02/28/azhura-aufa-aqeela-anak-anakku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 01:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2008/02/28/azhura-aufa-aqeela-anak-anakku/</guid>
		<description><![CDATA[Betapa beruntungnya kita sebagai Ayah dan Ibu, ketika Allah Swt. memberikan kita anugerah yang begitu besar dengan kehadiran seorang ANAK. Saat-saat paling indah dan menyenangkan adalah ketika &#8230;. 1. Ada manusia mungil yang merupakan bagian diri kita lahir ke dunia 2. Ada seseorang belahan hati jiwa kita memanggil kita Ayah &#8230; Ibu &#8230; 3. Ada perasaan yang tidak tergantikan ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=17&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Betapa beruntungnya kita sebagai Ayah dan Ibu, ketika Allah Swt.<br />
memberikan kita anugerah yang begitu besar dengan kehadiran seorang<br />
ANAK.<br />
Saat-saat paling indah dan menyenangkan adalah ketika &#8230;.<br />
1. Ada manusia mungil yang merupakan bagian diri kita lahir ke dunia<br />
2. Ada seseorang belahan hati jiwa kita memanggil kita Ayah &#8230; Ibu &#8230;<br />
3. Ada perasaan yang tidak tergantikan ketika seseorang menanti kita dengan penuh kerinduan apabila kita pulang ke rumah &#8230;. hmmm &#8216;what a sweety home&#8217;<br />
4. Ada dorongan akan semangat yang selalu baru terhadap situasi yang beragam<br />
5. Ada cinta yang tidak pernah luntur yang selalu bisa disalurkan<br />
6. Ada pelukan hangat yang mesra nan tulus yang menghangatkan jiwa dan hati di setiap pelukannya<br />
7. Ada kemurnian jiwa yang selalu bisa mengingatkan kita terhadap orangtua kita</p>
<p>Semua perasaan itu &#8230; alangkah indah dan menakjubkan, dan menjadi kebanggaan yang tiada duanya bagi kita orangtua.</p>
<p>Kecup sayang dari Ayah dan Ibumu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=17&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2008/02/28/azhura-aufa-aqeela-anak-anakku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tour de &#8216; Central Java</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2008/01/02/tour-de-central-java/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2008/01/02/tour-de-central-java/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 03:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[hobbies]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2008/01/02/tour-de-central-java/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini perjalanan 5 hari tour de&#8217; Central Java, yang diisi wisata kuliner dan wisata lokasi bersejarah. Perjalanan diawali pada tanggal 26 Desember 2007 dari km 14 Tol Jakarta Tangerang (Janger), kami melakukan perjalanan dengan komunitas mobil Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) chapter Tangerang, sebanyak 14 mobil beriringan menuju Semarang sebagai kota pertama yang akan dikunjungi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=16&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini perjalanan 5 hari tour de&#8217; Central Java, yang diisi wisata kuliner dan wisata lokasi bersejarah.</p>
<p>Perjalanan diawali pada tanggal 26 Desember 2007 dari km 14 Tol Jakarta Tangerang (Janger), kami melakukan perjalanan dengan komunitas mobil Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) chapter Tangerang, sebanyak 14 mobil beriringan menuju Semarang sebagai kota pertama yang akan dikunjungi. Berangkat pada pukul 06.30 dari km 14 rombongan mulai berkonvoi melalui Tol Cikampek dan keluar di Sadang, karena mendapat informasi dari radio bahwa jalur pantura tergenang banjir di Tegal, sehingga diputuskan melalui jalur Subang-Sumedang-Cirebon. Jalur ini relatif bagus jalannya, kecil memang hanya 2 mobil saja, namun lebih lancar dan banyak pemandangan yang bisa dilihat.</p>
<p>Masuk jam makan siang dan shalat Dzuhur, kami berhenti di gerbang keluar Tol Kanci Cirebon, disana kami beristirahat di Restauran Pring Sewu, 2 jam kami beristirahat disana kemudian melanjutkan perjalanan ke Semarang. Pukul 19.30 kami sampai di Kota Semarang dan langsung meginap di Wisma Bapelkes milik DepKes, tepat di sebelah kantor Bank Mandiri Jl. Pahlawan Simpang Lima Semarang, dimana disana banyak sekali penjaja makanan khas.</p>
<p>Pagi jam 07.30 kami mencari sarapan pagi nasi liwet khas semarang, lokasi yang kami incar berada di area perkantoran belakang Polda Jateng, lokasinya teduh, makanannya Mak Nyus dan murah. Pukul 09.00 kami mulai melakukan perjalanan wisata bersejarah keliling kota tua semarang, yang dilanjutkan ke kuil Sam Pho Kong. Masuk waktu makan siang kami menuju kawasan wisata kuliner Bandeng Juwana, dan mencari tempat makan siang di dekat sana. Rombongan kami diberi kesempatan untuk berphoto bersama managemen Bandeng Juwana untuk dipasang di dinding. Semua makanan khas Semarang ada juga disini.</p>
<p>Setelah puas dengan wisata sejarah dan kuliner, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Solo. Pukul 20.00 kami sampai di hotel Keprabon Jl. Ahmad Dahlan, hotel kecil namun unik sekali karena bangunannya yang tua dan Jawa banget, dengan ornamen dinding yang besar dan kuat, pintu, meja dan kursi yg terbuat dari kayu jati serta lampu-lampu khas tempo doeloe. Malam hari kami berjalan satu blok di belakang hotel, disana kami menemukan warung lesehan Nasi Liwet khas Solo, bedanya sama Nasi Liwet Semarang, di Solo nasi liwetnya pakai Santan Putih kental sekali. Sebagian rekan ada yang mencoba Nasi Bakar, murah dan meriah, kuncinya tanya dulu harga per porsi, jangan duduk terus makan, karena harga akan dipatok mahal sekali, kami berlima hanya keluar 36 ribu rupiah sudah lengkap dapat ayam juga telur dan tahu sebagai pelengkap. Saat kami di Solo, semalaman kami mendengar bunyi sirine ambulance, katanya sih ambulance yang mengangkut korban longsor di Karang Anyar.</p>
<p>Pagi tangal 28 Desember 2007, pagi pukul 09.30 kami melakukan wisata bersejarah ke keraton Kasunanan Surakarta, disana kami didampingi tour guide yang ramah dari abdi dalem keraton surakarta, anak-anak begitu antusias mendengarkan paparan dari tour guide ini. 2 jam sudah kami menghabiskan waktu disana. kemudian kami lanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta siang itu juga. Masuk waktu makan siang, kami beristirahat di KFC Yogyakarta, disana kami bertemu dengan AXIC perwakilan Yogyakarta untuk selanjutnya membicarakan perihal acara pertemuan dengan semua member AXIC Yogya. Malam harinya, kami sempat mengunjungi wisata kuliner Bakmi Jawa Pak Pele disamping keraton, suasana gerimis menemani malam itu dengan alunan musisi jalanan khas musisi yogya. Untuk menghilangkan rasa dingin saya pesan bakmie godog, nasi magelangan tentu tak lupa pula Wedang Ronde. Hingga larut malam baru kami kembali ke hotel.</p>
<p>29 Desember 2007, kami masih berada di Yogyakarta dengan agenda pagi melakukan perjalanan wisata menuju Candi Borobudur. Karena berangkat sudah siang, maka kami putuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum masuk kawasan candi. pukul 14.30 barulah kami masuk ke kawasan candi, belanja oleh-oleh, kemudian pulang melalui lokasi perkebunan salak pondoh di daerah Tempel dan Cangkringan. Saya memisahkan diri dari rombongan untk menuju Cangkringan dan bertemu kawan lama di AGIT (Mas Wakhid), kami diajak ke kebun salak mertuanya di kawasan cangkringan, satu dus penuh kami bawa salak pondoh asli yang dipetik sendiri oleh saya dan keluarga <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  mengasyikan. Malam harinya tak lupa saya dan keluarga mengajak Mas Wakhid dan keluarga untuk makan malam di Restoran Morolejar, restoran yang tak pernah dilupakan, berada di kaki gunung merapi, dengan suasana kampung yang begitu kental. Kami pesan Gurami Bakar, Nila goreng kering, oseng sayur kangkung, dan tak lupa Bir Plethok khas Yogya, sayang ikan wader yang terkenal di lokasi ini sedang habis. Pulang dari Morolejar kami membawa pula tanaman yang sedang fenomenal &#8216;Anthurium&#8217; dengan jenis &#8216;gelombang cinta&#8217; harganya masih murah karena masih bibit <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maklum menghilangkan rasa penasaran saja dengan tanaman ini. Malam hari kami pulang menuju hotel &#8216;Matahari&#8217; di Jl. Parangtritis.</p>
<p>30 Desember 2007, pagi hari kami mulai melakukan wisata bebas, ada yang menuju Malioboro, UGD (Unit Gawat Dagadu),  bakpia pathuk dan lain-lain. Pukul 13.00 rombbongan mulai melakukan perjalan berikutnya menuju Cirebon. Sampai di kota udang pukul 20.00 kami sudah ditunggu di hotel Kharisma oleh AXIC perwakilan Cirebon dan rekan-rekan dari Auto2000/Toyota. Tengah malam kami diajak makan Nasi Jamblang di sekitar Grage Mall Cirebon, makanan khas cirebon yang sangat menggugah selera makan kita.</p>
<p>31 Desember 2007, pagi hari kami melakukan wisata kuliner ke lokasi pusat makanan khas cirebon di pasar kanoman, disana ada satu toko yang banyak dikunjungi yaitu Toko Shinta, yang menjual makanan khas Cirebon sangat lengkap, toko ini special menjual manisan khas cirebon, juga makanan khas lainnya. Disekitar toko shinta juga banyak dijual makanan khas cirebon, seperti empal gentong, nasi jamblang, krupuk melarat, dll. Siang hari setelah kita makan siang dekat lokasi wisata kuliner, kita bergegas menuju Jakarta melalui jalur pantura. Sampai dirumah kembali pukul 17.30 dengan selamat, sehingga kami bisa melanjutkan acara Tahun Baru dengan warga di sekitar rumah.</p>
<p>Demikianah perjalanan wisata akhir tahun 2007 bersama AXIC chapter KARATE/Tangerang, semoga perjalanan ini bisa memberikan inspirasi buat rekan lainya yang akan melakukan perjalanan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=16&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2008/01/02/tour-de-central-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kupilih Dirimu</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/12/07/kupilih-dirimu/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/12/07/kupilih-dirimu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 01:08:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/12/07/kupilih-dirimu/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini genap 11 tahun saya menikahi Rita Khairani, istri tersayang, sengaja saya tulis lagi, apa yg pernah saya kirim buat yang tersayang&#8230;  Sayang… Cinta membuat orang hidup dan menghargai kehidupan Cinta membuat semua mimpi menjadi nyata Cinta membuat duniamu menjadi surga yang tak tergantikan Cinta membuat orang mensyukuri apa yang dia punya Cinta membuat orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=11&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini genap 11 tahun saya menikahi Rita Khairani, istri tersayang, sengaja saya tulis lagi, apa yg pernah saya kirim buat yang tersayang&#8230; </p>
<p>Sayang…<br />
Cinta membuat orang hidup dan menghargai kehidupan<br />
Cinta membuat semua mimpi menjadi nyata<br />
Cinta membuat duniamu menjadi surga yang tak tergantikan<br />
Cinta membuat orang mensyukuri apa yang dia punya<br />
Cinta membuat orang mengenal dirinya<br />
Cinta membuat orang mengerti tujuan dan akhir hidupnya<br />
Cinta membuat orang melihat hal yang menyakitkan menjadi<br />
Kisah indah tak terlupakan<br />
Cinta membuat orang melihat apa yang tak terlihat dimatanya<br />
Cinta membuat orang mengenal dan bertemu dengan Tuhannya<br />
Maka terimalah cinta dengan hatimu yang paling suci<br />
Karena itu…<br />
Dengan menyebut nama Tuhanku&#8230;.<br />
Aku memilih dirimu</p>
<p>Selamat Ulang tahun semoga kita akan langgeng dan terus saling menyayangi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=11&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/12/07/kupilih-dirimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keberkahan Financial dengan saling berbagi</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/29/keberkahan-financial-dengan-saling-berbagi/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/29/keberkahan-financial-dengan-saling-berbagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 07:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/11/29/keberkahan-financial-dengan-saling-berbagi/</guid>
		<description><![CDATA[Hidup berkah bukan berarti kekayaan berlimpah, semua orang idealnya mengharapkan kehidupan yang berkah, namun ternyata sulit untuk dilakukan walaupun mudah diungkapkan dan diceritakan, saya mencoba belajar dari apa yang saya dapatkan dari sharing ini, semoga tidak hanya ungkapan/cerita saja, namun dapat dilaksanakan dan mendapat ridho darinya. Keberkahan Financial tergantung dari diri kita sendiri, cerita seorag [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=9&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup berkah bukan berarti kekayaan berlimpah, semua orang idealnya mengharapkan kehidupan yang berkah, namun ternyata sulit untuk dilakukan walaupun mudah diungkapkan dan diceritakan, saya mencoba belajar dari apa yang saya dapatkan dari sharing ini, semoga tidak hanya ungkapan/cerita saja, namun dapat dilaksanakan dan mendapat ridho darinya.</p>
<p>Keberkahan Financial tergantung dari diri kita sendiri, cerita seorag Mike Tyson mungkin bisa menjadi pelajaran buat kita. Ketika Mike Tyson berjaya sehingga bisa mengumpulkan uang hingga US$400 juta! hampir mendekati Rp. 4 triliun, dia bisa membeli rumah mewah, mobil mewah, hingga gelap mata dan berbuat semena-mena, sampai akhirnya jatuh harus berhadapan dengan pengadilan, saat ini dia malah berhutang sebesar US$40 juta.</p>
<p>Cerita lain kisah seorang ibu guru yang tinggal di rumah kecil yang nempel di bangunan sekolah tempat dia mengajar. Kehidupan sehari-harinya begitu sederhana dan hidupnya benar-benar didedikasikan hanya untuk pendidikan. Suatu ketika ibu guru ini didatangi seorang nenek tua yang menitipkan cucunya untuk dididik di sekolah ini, ironisnya lagi nenek tua ini meminta uang untuk pulang kampung kepada ibu guru ini. Dengan keluasan hatinya, ibu guru ini pun menerima cucu ini untuk dididik dan diasuh di sekolah ini, juga memberikan uang yang tersisa disakunya sebesar 50 ribu. Atas keluasan hatinya ini, ibu guru sederhana ini, Alhamdulillah saat in mendapatkan keberkahan berupa naik haji gratis yang diadakan oleh salah satu Bank Nasional dan penggagas charity show beserta kaum dhuafa lainnya (tukang sapu, penjaga kuburan, dll).</p>
<p>Cerita lain tentang keluasan hati dalam meraih keberkahan financial. Saya kutip dari cerita kawan:</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:18pt;color:blue;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';">QURBAN  TERBAIK</span></strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:#006666;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';"><br />
</span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Oleh:  Jojo Wahyudi</p>
<p>Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan NabiAllah Ibrahim &amp; Nabi Ismail.</p>
<p>Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan di sembelih saat Qurban nanti. Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya.</p>
<p>&#8221; Berapa harga kambing yang itu pak ?&#8221; ujarku menunjuk kambing coklat tersebut.<br />
&#8221; Yang coklat itu yang terbesar pak. Kambing Mega Super dua juta rupiah tidak kurang&#8221; kata si pedagang berpromosi matanya berkeliling sambil tetap melayani calon pembeli lainnya.<br />
&#8221; Tidak bisa turun pak?&#8221; kataku mencoba bernegosiasi.<br />
&#8221; Tidak kurang tidak lebih, sekarang harga-harga serba mahal&#8221; si pedagang bertahan.<br />
&#8221; Satu juta lima ratus ribu ya?&#8221; aku melakukan penawaran pertama<br />
&#8221; Maaf pak, masih jauh.&#8221; ujarnya cuek.<br />
Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya.<br />
&#8221; Oke pak bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?&#8221; kataku<br />
&#8221; Masih belum nutup pak &#8221; ujarnya tetap cuek<br />
&#8221; Yang sedang mahal kan harga minyak pak. Kenapa kambing ikut naik?&#8221; ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah.<br />
&#8221; Yah bapak, meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia gak bisa datang ke sini sendiri. Tetap saja harus di angkut mobil pak, dan mobil bahan bakarnya bukan rumput&#8221; kata si pedagang meledek.<br />
Dalam hati aku berkata, alot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah di kemukakannya di awal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dari si coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya kini selangit.<br />
&#8221; Kalau yang belang hitam putih itu berapa bang?&#8221; kataku kemudian<br />
&#8221; Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah&#8221; katanya<br />
Belum sempat aku menawar, di sebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. Meskipun pakaian &#8220;korpri&#8221; yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar.<br />
&#8221; Gagah banget kambing itu. Berapa harganya mas?&#8221; katanya kagum<br />
&#8221; Dua juta tidak kurang tidak lebih kek.&#8221; kata si pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan si kakek.<br />
&#8221; Weleh larang men regane (mahal benar harganya) ?&#8221; kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan<br />
&#8221; bisa di tawar-kan ya mas ?&#8221; lanjutnya mencoba negosiasi juga.<br />
&#8221; Cari kambing yang lain aja kek. &#8221; si pedagang terlihat semakin malas meladeni.<br />
&#8221; Ora usah (tidak) mas. Aku arep sing apik lan gagah Qurban taun iki (Aku mau yang terbaik dan gagah untuk Qurban tahun ini)<br />
Duit-e (uangnya) cukup kanggo (untuk) mbayar koq mas.&#8221; katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya. Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu di bukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari dalamnya.<br />
&#8221; Iki (ini) dua juta rupiah mas. Weduse (kambingnya) dianter ke rumah ya mas?&#8221; lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja.<br />
Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan si kakek, kemudian di hitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu.<br />
&#8221; Kek, ini ada lebih lima puluh ribu rupiah&#8221; si pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan<br />
&#8221; Ora ono ongkos kirime tho&#8230;?&#8221; (Enggak ada ongkos kirimnya ya?) si kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih<br />
&#8221; Dua juta sudah termasuk ongkos kirim&#8221; si pedagang yg cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek<br />
&#8221; mau di antar ke mana mbah?&#8221; (tiba-tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah)<br />
&#8221; Alhamdulillah, lewih (lebih) lima puluh ribu iso di tabung neh (bisa ditabung lagi)&#8221; kata si kakek sambil menerimanya<br />
&#8221; tulung anterke ning deso cedak kono yo (tolong antar ke desa dekat itu ya), sak sampene ning mburine (sesampainya di belakang) Masjid Baiturrohman, takon ae umahe (tanya saja rumahnya) mbah Sutrimo pensiunan pegawe Pemda Pasir Mukti, InsyaAllah bocah-bocah podo ngerti (InsyaAllah anak-anak sudah tahu).&#8221;</p>
<p>Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah di sepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang di sandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari X-Trail milikku. Perlahan di angkat dari sandaran, kemudian dengan sigap di kayuhnya tetap dengan semangat.</p>
<p>Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu, semuanya berbalik ke arah berlawanan dalam pandanganku.<br />
Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol,  sanggup membeli hewan Qurban yang terbaik untuk dirinya.<br />
Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek.<br />
Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan pegawai rendahan. </span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Yang pasti secara materi, sangatlah jauh di banding penghasilanku sebagai Manajer perusahaan swasta asing. </span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi. </span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Yang sanggup membeli kendaraan roda empat yang harga ban-nya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super. Yang sanggup mempunyai hobby berkendara moge (motor gede) dan memilikinya. </span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Yang sanggup mengkoleksi &#8220;raket&#8221; hanya untuk olah-raga seminggu sekali. Yang sanggup juga membeli hewan Qurban dua ekor sapi sekaligus</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Tapi apa yang aku pikirkan?<br />
Aku hanya hendak membeli hewan Qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobil X-Trail, kendaraanku di dunia fana. Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya.<br />
Ya Allah, Engkau yang Maha Membolak-balikan hati manusia balikkan hati hambaMu yang tak pernah berSyukur ini ke arah orang yang pandai menSyukuri nikmatMu. </span><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">(Cikini, 12-11-07) </span></p>
<p><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';">Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</span></em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:'Tahoma','sans-serif';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=9&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/29/keberkahan-financial-dengan-saling-berbagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/21/8/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/21/8/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2007 09:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/11/21/8/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita emak aki dari Hamburg &#8211; Part 2: Ass. wr. Wb Basa tgl 18 poe minggu diajak jalan-jalan ku Kang Trias ka ‘fishmarket’, eta pasar teh ayana di tepi sungai Elbe, nu daragangna dina mobil, da ari siang jam 11 mah tos dianggo parkir deui, daragangna dina mobil siga kontiner mobil arageung, daganganna dominan lauk, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=8&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita emak aki dari Hamburg &#8211; Part 2:</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ass. wr. Wb </font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Basa tgl 18 poe minggu diajak jalan-jalan ku Kang Trias ka ‘fishmarket’, eta pasar teh ayana di tepi sungai Elbe, nu daragangna dina mobil, da ari siang jam 11 mah tos dianggo parkir deui, daragangna dina mobil siga kontiner mobil arageung, daganganna dominan lauk, <span> </span>ti lauk teri dugi ka sagala lauk nu arageung. Aya nu masih hirup, aya nu di kemas dina plastik, aya fillet, aya lauk asep, tapi meserna kudu saabreg, teu kenging hiji atawa dua, paling saeutik 5 ekor sagegede lauk tenggiri. Nu pangageungna mun di tangerang mah ku kang trias di handy cam di abadikeun, nu daratang ka eta tempat seueur turis oge.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><span><font face="Times New Roman">Salian ti lauk, aya oge nu dagang kembang rupirupi. Bunga potong, bunga hidup, bibit,<span>  </span>eta mah urang belanda nu dagangna. Recok rame da atuh siga lelang, ti nawarkeun 30 €<span>  </span>nepi ka jadina 5€, ema ge meser kembang kerk lili 10 € 2 pot ageung lucu pisan.</font></span><span><font face="Times New Roman">Eta bawang sakaranjang hargana 1 € sagala serba ’sakiste’ hartina sakaranjang. Meser buah aya kana 10 kilona macam macam: anggur, apel, jeruk, ganas, pisang, melon, kesemek, mun di urang mah tomat, dll hargana 10 €, ditambahan deui ku saladah bokor sakaranjang, murah mun diitung dibandingkeun jeung meuli di toko model hypermart,<span>  </span>mun di jerman namina rewe. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Uihna naik kapal deui ti fishmarket ka finkenwerder, ayeuna pangalaman basa ku Kang Trias, diajak ka kota kukurilingan ka kota Hamburg. Ti bumi jalan kaki ka finkerwerder<span>  </span>lamina 7 menit. Selalu kudu ngitung waktu jadwal kapal mun teu ngahodhod nunggu kapal jadi kudu on time beli tiket nu hargana 5.1€ keur soranganeun, aki wungkul ari ikut kang trias tiketna soalna kalau week end bisa bawa anak tiga atau satu dewasa tiket nu aki tadi ge bisa bawa 3 anak dibawah 14 tahun, eta tiket bisa dipake ngider sapoeeun naik naon bae sampai jam 9 malam, turun di landungbrukens terus naik kereta UB artina ’unter bahn’ kereta bawah tanah, ari SB artina kereta atas tanah tapi cepat ’Schnell Bahn’.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Resep sagala teratur, sagala disiplin, tata kotana hebat, orang2na disiplin, teu ningali runtah berserakan. Tos naik kereta turun di ’hauptbahnhof’ sentra station kereta api tea, <span> </span>dicandak ka mesjid nganteur barudak tilu ngaji di mesjid kota, cul budak, ema aki kang trias teteh ka ’fielman’ toko kaca mata ngalereskeun kaca soca aki, ngaran tokona ’FIELMANN’, kukurilingan pas lohor ka masjid deui ngadon sholat duhur, tidinya makan di restoran urang Turki. Emak pesen salad, aki sup, kang trias duka naon da ngajarentul dagingna sareng sangu, teteh uci, nda, sareng ade mah pesen naon atuh nya da aya dagingna nu siga sate tapi ga ditusukan pake macam2 salad, nikmat raos, karesep jadi inget ka yana (arief) beuki dahar nu karitu, pokokna selera yana lah.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Diralat tiket teh berlaku sampai jam 12 malam, jadi tuk seharian penuh jadi teu langsung uih diajak nyebrang sungai ’Elbe’, jalanna ka lorong atau terowongan bawah sungai ’Elbe’ ngaranna ’ELBTUNNEL’ bayangkeun ku yana urang di handap, luhureun sungai sakitu ngeplakna ku bisa bisana, sedengkeun eta terowongan teh di jieunna thn 1907, rek asüp ka eta terowongan teh urang turun heula kana lift, dihandap geus loba turis meuntas <span> </span>ka sebrang, ningali pemandangan sebrangeun nu urang tadi tea, mun di emut mah ngabirigidig. Selesai putrat potret balik deui kana lift turun nyebrang naik we kana parahu nu ka ’fienkenwerder’, nepi leumpang deui ka apartement teteh 7 menitan, ema bapa ku kang trias teteh atawa barudak ge di ogo, saronoeun meureun.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">GAMBARAN:</font></span><span><font face="Times New Roman">Apartemen teteh aya di lantai3, salantai eusina 6 rumah, nu nomor 87. Kamar tidur tiga ruang tamu, dapur, gudang, wc, raoseun, tertata apik, serba elektronik, sampai ngulub endog ge ku elektronik, ngarendos oge. Kulkas teteh aya dua arageung, pinuh ku makanan persediaan. Di gudang siga toko we, ti indomie, kecap, minyak, dl sbg nya pinuh duka sabaraha bulaneun, sagala aya, oge di kulkas estuning pinuh ku dahareun, daging, lauk hayam, ikan nu kamari ema meser ti ’fishmarket’ ge aya, aya bandeng meser lima arageung, ku ema dipasak nu bandeng tanpa duri tea, raresepeun.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Aneh yan ari di bandung mah hudang sare teh sok nyareri awak di hamburg mah teu, enak we badan teh da eta meureun bener kasurna, atuh da mani empuk pisan, selimut tarebel tina bulu angsa tea, haneut pisan genah, hehehheeh ari di imah hudang sare teh kalah nyareri awak eheheheh.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Parabot si teteh mah mani peretek, sarae ala eropa, tata ruang rumah siga eropa pada umumna. Si bapa ge seneng we, tara aya nyeri itu ieu, jagjag, ngan ari tiris mah biasa we wajar. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Di rumah pake pemanas nyaman we, oh ya, di apartemen eta mun kaluar tong poho konci mun poho moal bisa asup, kecuali aya nu di rumah.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Hayang seuri si bapa selalu dicerewedan da tara disiplin di baju, pan ari dibaju teh 6 rangkep, si bapa diajarkeun miceun runtah, ya pakean kudu kitu, pake sepatu sagala, ceuk bapa mani rarepot cenah, miceun runtah teu siga di urang </font></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span><font face="Times New Roman">. Ti imah keneh geus beda wadah runtah teh nu sampah dapur botol jeung sabangsaning kertas, jadi aya tilu rupa wadah, tempat sampahna masing2 aya koncina, munsalah piceun sok aya sangsina, </font></span><span><font face="Times New Roman">Ayeuna tentang budak sakola, si ade asupna jam 8, ti imah hudang jam satengah 7. Mandi makan pagi ema geus nyadiakeun bekel bikin roti hamburger tiap isuk, isina telor jeung daging sayur, si ade mah indit naik sepeda ka halte kapal ’fienkenwerder’ tea, kira kira 5 menit deui kapal dateng. Sepedana di bawa naik kapal, terus sampai di seberang dipake deui ka sakolana, mandiri si ade teh jangkung badag, geulis, pake kawat gigi ngomongna.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Di imah jeung nda atawa teh uci geus jerman wae, nu urang teu ngarti tea, casciscus, <span> </span>komo nda mah, pinter pisan, basa aya telpon ti ‘fielmann’ ge toko kaca mata untung aya nda, ari teh uci ge sami kitu perjalanan ka tempat kuliahna, nda mah sakolana caket ka apartement jadi cukup naik sepeda, salami di jerman ema can ningali aya nu kana motor, duka usum tiris, da nyatana nu kana sepeda mah seueur. Di sekitar apartemen teteh mah sepi nu katingali tina jandela sungai ’elbe’ nu siga laut, Kapal we bulak balik ngangkut jalmi atawa ngangkut barang siga cargo. Da memang Hamburg mah kota pelabuhan terbesar di jerman. Waas, ningali sungai jauh panineungan inget ka kampung halaman inget ka incu, inget ka lemah cai, ngahiliwir angin, tiris, tiris pisan, mun kaluar asa dina jero kulkas meureun.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Teteh ayeuna keur ka pasar balanja, pan tg 24 aya walimatul safar, daun-daun nu harejo teh ayeuna mah berguguran, ngarakas tinggal ranting jeung tangkal, SUBHANNALLAH!</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Anging anjeunna nu uninga, nu nyiptakeun ieu alam, pirang-pirang kaahengan dunya, nu kukumaha ge teu weleh anjeunna manco ningali maha kasi maha penyayang, tinggal urang nu ngajalankeun, dadamelan anjeunna nya yan!</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Sing balener hirup sing balener ngolah sagala kaahengan dunya, ulah diruksak ku urang keneh. Alam lingkungan sakieu endahna sakieu agrengna, prak geura olah keur kabagjaan dunya akherat, cenah meureun mun urang bener makena bener nerapkeunna bakal salamet, sagala aya dina alquran, urang tinggal ngali ku para akhli para inohong ngan tong poho balik, asal ti anjeun mulang ka anjeun, sing arinsyap, pek dunya teangan, nu loba nu berekah, tapi tong poho bekel keur balik, tungtungna urang teh balik deui kanu nyiptana. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Lalu mau kemana arah hidup kita? Sok piraku ku yana (arief) cag we nya dugi ka dinya heula. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Sono ema di hamburg, sok silih doakeun sing cageur bageur bener pinter tur singer, nyakitu deui ema bapa keluarga sadayana sing sarehat nya, mun sehat khan bisa berkarya</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">AMIEN, WASSALAMUALAIKUM.</font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span><font face="Times New Roman">SONO EMAK AND BAPA</font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=8&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/21/8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cerita seorang emak dan aki dari hamburg &#8211; part 1</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/cerita-seorang-emak-dan-aki-dari-hamburg-part-1/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/cerita-seorang-emak-dan-aki-dari-hamburg-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 08:47:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/cerita-seorang-emak-dan-aki-dari-hamburg-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita berikut disadur dari hasil chatting saya dan emak 15 Nov 2007 14.00 &#8211; 15.30 emak menggunakan id kakak saya (tehniknik). Ide penulisan hanya untuk berbagi cerita seorang emak dan aki dari kampung, yang tahu-tahu sampai di negara maju (Jerman)&#8230;.hehehe&#8230; Persembahan kasih sayang anak-anak untuk emak dan aki, berikut cuplikan pembicaraan, maaf masih dalam bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=7&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita berikut disadur dari hasil chatting saya dan emak 15 Nov 2007 14.00 &#8211; 15.30 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  emak menggunakan id kakak saya (tehniknik).</p>
<p>Ide penulisan hanya untuk berbagi cerita seorang emak dan aki dari kampung, yang tahu-tahu sampai di negara maju (Jerman)&#8230;.hehehe&#8230;</p>
<p>Persembahan kasih sayang anak-anak untuk emak dan aki, berikut cuplikan pembicaraan, maaf masih dalam bahasa Sunda:</p>
<p>Show Recent Messages (F3)</p>
<p>tehniknik: ass wr wb&#8230;.<br />
tehniknik: kamana wae?<br />
ariefms: alaikum salaam<br />
ariefms: ada<br />
tehniknik: ni emak&#8230;.<br />
ariefms: cuma sibuk gak sempat buka YM<br />
ariefms: ya<br />
tehniknik: rief ema ieu<br />
tehniknik: betah di hamburg<br />
tehniknik: soalna ya mennyenangkan<br />
tehniknik: pami arief nuju sibuk tong chat atuh<br />
tehniknik: bisi ngaganggu<br />
tehniknik: gambaran lökasi tempat teteh<br />
tehniknik: sakumaha gambar nu na internet tea<br />
tehniknik: kakuriling sungai elbe<br />
tehniknik: luasna kira2 500 meter<br />
tehniknik: lüas sungaina maksud ema<br />
tehniknik: panjangna teu terang<br />
ariefms: hmmm lebar pisan nya<br />
tehniknik: siga laut we<br />
ariefms: saurna diajak kukurilingan ku teteh ka rumah temen2na?<br />
tehniknik: teteh pinggir pantai sungai<br />
tehniknik: waas ningali pemandngan tina jandela we<br />
tehniknik: kapal  pp<br />
tehniknik: ngakut para pengguna<br />
tehniknik: diantarana si ade teh uci tiap hari ya nyebrang pake kapal eta<br />
tehniknik: ya dinten ieu ge aya dua acara<br />
tehniknik: biasa diondang makan<br />
tehniknik: di mba yul habis jumatan<br />
tehniknik: di pa sis makan malam<br />
tehniknik: mo ikut gabung<br />
tehniknik: ä<br />
tehniknik: yu atuh<br />
tehniknik: si ema kaya artis aja disambut diditu didieu<br />
tehniknik: terkenel sa hamburg<br />
tehniknik: hahahahahahah<br />
tehniknik: tg 24 ada walimatul safar<br />
tehniknik: ngarendang bagian teteh 15 kg<br />
tehniknik: teteh bagian masak rendangna 4 kg<br />
tehniknik: dibagi bagi<br />
tehniknik: udara dingin siang sejuk asa di ciwidey<br />
tehniknik: geura yeuh dangukeun perjalanan basa ka kota hamburg<br />
tehniknik: ti rumah jalan kaki ka halteu kapal 10 menit<br />
tehniknik: udah diitung dari rumah pi datangeun kapal teh<br />
tehniknik: jadi harus segala tepat<br />
tehniknik: ngarah teu nunggu lami di halteu<br />
tehniknik: atuh mun ngadedeluk nunggu mah ngagibrig tiris<br />
tehniknik: nganggo acuk kedah leres<br />
tehniknik: 6 lapis tah baju ge hahahahah<br />
tehniknik: siga bebegig<br />
tehniknik: nepi ka halte kapal ngaranna halte teh fienken warder<br />
tehniknik: sesuai nama satu kode pos daerah finken werder<br />
tehniknik: naik kapal bareresih nyaman korsina sarae<br />
tehniknik: tos dugi ka landung bruken haltekapal nu bade ka kota ya kira2satengah jam perjalanan<br />
tehniknik: resep si bapa mah sajajalan teu weleh kekecrek mulutna<br />
tehniknik: bangga heran katro meureun ceuk si tukul mah<br />
tehniknik: ku endah pamandangan kiri kanan<br />
tehniknik: gedung model eropa<br />
ariefms: <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
tehniknik: kadang lewat kota pelabuhan hamburg<br />
ariefms: hebat euy<br />
tehniknik: peti kemas tea<br />
tehniknik: meuntas di landung turun<br />
tehniknik: terus naik kereta api bawah tanah<br />
tehniknik: sugan ema poek mongkleng kaciptana bawah tanah teh<br />
tehniknik: eh siga di atas we<br />
tehniknik: caferame aya cafe aya toko dll<br />
tehniknik: mayar sakali we di finken tea<br />
tehniknik: eta tiket sawaregna kanggo dianggo kamana wae<br />
tehniknik: kendaraan naon wae<br />
tehniknik: batasna nepi ka malam tah tiket teh<br />
ariefms: hmmm<br />
tehniknik: tos dugi ka monckebergstße<br />
tehniknik: turun terus jalan we mapay prtokoan<br />
tehniknik: gedung2 menjulang tinggi<br />
tehniknik: milarian lancingan jean nu mba nda<br />
tehniknik: turun naik eskalator perlu diketahui ma dah pinter naik turun eskalator hahahahahah<br />
tehniknik: ga katro lagi<br />
tehniknik: di unggal toko pakaian<br />
ariefms: hahaha<br />
ariefms: mak, kalau bisa tulisan ini ditulis di buku jadi cerita<br />
ariefms: kalau gak nanti sama om dimasukin ke internet<br />
ariefms: biar semua<br />
tehniknik: karena musim dingin nu di jarual teh baju2 musim dingin sabangsaning baju karandel mantel 22 sarae karandel sepatu boot dll<br />
ariefms: bisa baca<br />
tehniknik: inget ka arief mun make mantel kitu gagah meureun anak ema teh<br />
ariefms: sok pasti atuh ma<br />
ariefms: anu paling ganteng tea geningan &#8230;<br />
ariefms: kumaha we aki<br />
tehniknik: jangkung badag siga urang eropa hanjakal hidungna &#8230;&#8230;.. hihihihi<br />
ariefms: bas ngorana<br />
tehniknik: di kota muter ningalian musieum kapal<br />
tehniknik: gedung mun di ind mah gedung dpr<br />
tehniknik: ngaranna rathaus<br />
tehniknik: paranti para pamingpin nagara rapat<br />
tehniknik: ningali danau alster<br />
tehniknik: soang ngarojay seueuer pisa<br />
tehniknik: lalucu<br />
tehniknik: manuk jalak harideung seueur pisan<br />
tehniknik: cenah kaluarna mun usum tiris wungkul<br />
tehniknik: estu matak waas inget ka nu nyiptana<br />
tehniknik: ya sang haliq nu sakitu agrengna eta teh karek satai kukuna komo mun sa dunya mah<br />
tehniknik: satai kuku ge biheung<br />
ariefms: duh mani asik pisan cariosanna<br />
tehniknik: geuning karasmenan di dunya teh sakitu endahna sakitu saena<br />
ariefms: tah matak pala putra sareng incu emak engkena tiasa maca ieu carita ti emak sareng aki<br />
ariefms: sok, bari ngantosan di bumi, nyerat dina buku<br />
tehniknik: tinggal urang nu ngajalankeun na sing sae ka sakuriling alam teh meureun ceuk basa ayeuna mah ramah lingkungan<br />
tehniknik: si bapa ningali nu nuar tangkal eta dangdaunan jeung batangna di asupkeun langsung kan mobil didinya keneh jadi butiran 2 kecil<br />
tehniknik: digiling langsung<br />
tehniknik: teu ay runtah teu aya nu bau siga di urang estuning baretah nu nyaba baretah nu hirup didinya<br />
tehniknik: kabeh disiplin kabeh milu tanggung jawab<br />
tehniknik: pamarentah jerman amat sangat memperhatikan kesejahteraan masarakatna<br />
tehniknik: deudeuh pisa ka rakyatna<br />
tehniknik: sieun gering sieunsangsara<br />
tehniknik: buktina<br />
ariefms: hebat nya pamarentah teh ngawangun nagara teh<br />
tehniknik: restoran saminggu sakali di pariksa ti mimiti talenan sampai dapur dipariksa ulah aya nu berjamur<br />
tehniknik: tara aya macet<br />
tehniknik: masing 2 boga jalan<br />
tehniknik: teu mendak motor hiji hiji acan<br />
tehniknik: diditu didieu bus we kareta kadang mobil pribadi<br />
tehniknik: barudak sakola cukup naik sepeda dari rumah ke halte kapal<br />
tehniknik: meuntas sepeda dibawa ke kapal lanjut lagi ke sekolah naik sepeda<br />
tehniknik: sepeda bisa dibawa ke kapal kapal ferry<br />
tehniknik: si nde tiketna sabulaneun €28<br />
tehniknik: mba nda €32<br />
tehniknik: teh uci €62<br />
tehniknik: jadi budak teh tara minta ongkos tiap hari aman we rek kamana oge<br />
tehniknik: isuk 22 bawa bekel ti imah roti masuzdna keur makan di sakola waktu istirahat<br />
tehniknik: jadi sehat da ga ada siga di urang tk dagang ngabengbreng<br />
tehniknik: hahahaha<br />
tehniknik: cilok<br />
tehniknik: paingan loba nu otakna jongkok atuh nya<br />
ariefms: =))<br />
tehniknik: pagi makan minumna susu<br />
tehniknik: bawa bekel sandwidch<br />
tehniknik: roti pake telur daging sayuran dan saus<br />
tehniknik: enak nya estuning budak teh jadi bareuki sayur makan sehat terus<br />
tehniknik: ayeuna caritana ma rek balik<br />
tehniknik: ku tth dicandak ka stasion kareta pusat di hamburg<br />
tehniknik: jenenganna hauptbahnhof<br />
tehniknik: samemeh naik kereta teh diajak makan heula<br />
tehniknik: ditawisan mo maka n nasi makanan asia atau ngopi aja<br />
tehniknik: ya ngopi aja<br />
tehniknik: siga urang di stasion<br />
tehniknik: tapi lebih bagus kios kios makanan<br />
tehniknik: ala cafe<br />
tehniknik: ema minta tea<br />
tehniknik: bapa nescafe<br />
tehniknik: pake roti roti and kue<br />
tehniknik: enak enak rief<br />
ariefms:  lucu bacanan<br />
ariefms: bacana<br />
tehniknik: tos selesai<br />
ariefms: udah tahu minum tea dan nescafe lagi<br />
tehniknik: simba mah pulang sendiri da mo terus ke sekolah<br />
tehniknik: uyuhan teu lieur<br />
tehniknik: neangan jurusan kaditu kadieuna ge mun kakara mah lieur<br />
ariefms: jadi emak teh betah pisan atuhnya<br />
ariefms: kade ah betah teras alim uih deui<br />
tehniknik: ya betah<br />
tehniknik: piraku atuh tetep we jiwa mah merah putih<br />
ariefms: jiwa merah putih atawa sieun teu di aku ku presiden jerman<br />
tehniknik: rief sakitu heula nya ema mo siap siap ka undangan tea bapa jum atan terus ka undangan makan tea<br />
tehniknik: yu ah<br />
tehniknik: bye bye<br />
tehniknik: cupc cup cup<br />
tehniknik: sun jauh tuk semua<br />
tehniknik: sono<br />
tehniknik: i miss you<br />
tehniknik: wassalamualaikum<br />
ariefms: ya<br />
ariefms: sami-sami<br />
ariefms: sun jauh juga<br />
ariefms: jagi kasehatan<br />
ariefms: selamat bertamasya, menikmati keindahan dunia di Hamburg dan eropa<br />
ariefms: wass<br />
 </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=7&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/cerita-seorang-emak-dan-aki-dari-hamburg-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Emak dan Aki, orang tua yang keranjingan chatting &#8230;</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/emak-dan-aki-orang-tua-yang-keranjingan-chatting/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/emak-dan-aki-orang-tua-yang-keranjingan-chatting/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 08:37:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/emak-dan-aki-orang-tua-yang-keranjingan-chatting/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya mohon maaf jika saya baru bisa update lagi blog ini. Kesibukan di minggu2 terakhir ini cukup menyita waktu sehingga belum bisa mengupdate blog saya ini. 2 Minggu kebelakang saya sibuk mempersiapkan perjalanan emak dan bapak saya yang akan mengunjungi kakak di Hamburg, Germany. Alhamdulillah semua berjalan lancar, sampai akhirnya hari kelima  emak aki di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=6&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya mohon maaf jika saya baru bisa update lagi blog ini. Kesibukan di minggu2 terakhir ini cukup menyita waktu sehingga belum bisa mengupdate blog saya ini. 2 Minggu kebelakang saya sibuk mempersiapkan perjalanan emak dan bapak saya yang akan mengunjungi kakak di Hamburg, Germany. Alhamdulillah semua berjalan lancar, sampai akhirnya hari kelima  emak aki di hamburg saya baru bisa buat blog ini.</p>
<p>Cerita kali ini saya dedikasikan untuk Orang tua saya tersayang yang saat ini sudah berada di Hamburg German untuk mengunjungi Kakak tercinta (teh Nik-Nik dan Kang Trias) serta anak-anaknya (teh Uci, Mbak Nda, Teh Zahra).</p>
<p>Sebagian cerita ini juga disadur dari hasil perbincangan saya dengan emak di hamburg, maklum saat inilah ketika siang hari, anak2 teteh lagi pada sekolah, emak dan aki bisa chatting, beruntung memang ada fasilitas chatting.</p>
<p>Emak dan Aki bisa Chatting? ya&#8230; prosesnya cukup lama sekali untuk bisa chatting ini, berawal dari satu keinginan kuat untuk bisa berkomunikasi dengan keluarga teh niknik saat itu ada di Brazil, mungkin untuk pertama kalinya emak kali itu mencoba untuk mengetik di komputer, yang akhirnya setelah 1 tahun lamanya, emak mulai terbiasa dengan mainan barunya yang namanya Chatting.</p>
<p>Dari sana mulai orang pada kaget, ada nenek2 di Indonesia bisa chatting, ya, chatting yang digunakan hanya untuk sekedar komunikasi emak dan anak2nya yang memang kesehariannya berhubungan dengan komputer, selain biayanya murah, juga sangat efektif, sehingga jarak yang tadinya dibayangin jauh sekali antara Cimahi (tempat tinggal emak dan aki) dengan Tangerang, Jakarta, apalagi ke Brazil dan luar negeri lainnya. Lagi pula, emak bisa seperti ini didukung dengan usaha keluarga dalam bidang warnet yang kita rintis sejak pindahnya teteh dari cimahi ke Brazil. Sekalian orang-orang sewa warnet, emak dan keluarga di cimahi ikutan juga nongkrong di warnet untuk ber-chatting ria. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Singkat kata, Teteh Niknik dan Kang Trias serta keluarga, pindah ke Perancis kemudian ke German, dari waktu ke waktu tidak terasa karena hampir setiap hari emak dan aki selalu berhubungan dengan kita2 melalui chatting ini, sehingga mereka saat ini begitu pintar menggunakan tools yang satu ini.</p>
<p>Luar biasa memang dengan alat kecil seperti ini, dunia serasa dekat sekali. Sudah tidak ada jarak lagi yang dirasakan.</p>
<p>Terimakasih kepada semua tenaga ahli yang telah memberikan kemudahan ini. Mari terus berkreasi dan menciptakan terus teknologi yang inovatif.</p>
<p>Salam, Arief MS.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=6&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/11/16/emak-dan-aki-orang-tua-yang-keranjingan-chatting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANGIN DUDUK- UNTUK DIKETAHUI</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/28/angin-duduk-untuk-diketahui/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/28/angin-duduk-untuk-diketahui/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2007 05:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Article]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/09/28/angin-duduk-untuk-diketahui/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin ada seorang teman dikantor yang meninggal di usia yang ke-31 dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama,dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=5&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kemarin ada seorang teman dikantor yang meninggal di usia yang ke-31 dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama,dan masih sempat terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke kantor, ternyata sang adik sudah meninggal dengan posisi tidur dengan wajah<br />
sedikit menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar leher.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai angin duduk atau nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut. Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal. Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab d isebut angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).</p>
<p>Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini.<br />
Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.</p>
<p>Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.</p>
<p>Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah.</p>
<p>Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.</p>
<p>Gejalanya:<br />
* Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:<br />
- Rasa ditekan<br />
- Rasa diremas-remas, menjalar ke leher,lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.<br />
- Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.<br />
- Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.</p>
<p>Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi) ..<br />
Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :<br />
* Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.<br />
* Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).<br />
* Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus.<br />
* Keempat, infeksi pada pembuluh darah.</p>
<p>Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung. Ketidak-seimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut angina.Namun kata Teguh,hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA) dengan serangan jantung koroner (SJK) (infark miokard). Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi<br />
akibat sumbatan tidak total yang dirasakan saat istirahat.</p>
<p>&#8220;SSJKA ini memang mendadak.Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan&#8221;.Kata Teguh.</p>
<p>Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angina ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. Solusi satu- satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supply oksigen dan kebutuhan oksigen.<br />
Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.</p>
<p>Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien.Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah aspirin.<br />
Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah).</p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=5&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/28/angin-duduk-untuk-diketahui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tren Technology dan Security WAP</title>
		<link>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/</link>
		<comments>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 03:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariefms</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/</guid>
		<description><![CDATA[TREN TECHNOLOGY WIRELESS ACCESS POINT (WAP) DAN KEAMANAN WAP ABSTRAKSI Tren jaringan komputer sekarang ini tidak hanya berupa jaringan yang menggunakan kabel sebagai media komunikasinya seperti jaringan komputer pada awalnya. Jaringan komputer telah berkembang menjadi jaringan tanpa kabel/nirkabel (wireless). Akses komputer ke jaringan tidak lagi dihubungkan dengan kabel-kabel, melainkan dengan access point atau sering disebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=3&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>TREN TECHNOLOGY<br />
WIRELESS ACCESS POINT (WAP) DAN KEAMANAN WAP</strong></p>
<p>ABSTRAKSI</p>
<p><em>Tren jaringan komputer sekarang ini tidak hanya berupa jaringan yang menggunakan kabel sebagai media komunikasinya seperti jaringan komputer pada awalnya. Jaringan komputer telah berkembang menjadi jaringan tanpa kabel/nirkabel (wireless). Akses komputer ke jaringan tidak lagi dihubungkan dengan kabel-kabel, melainkan dengan access point atau sering disebut juga dengan internet hot spot. Jaringan ini juga dapat melingkupi area yang lebih luas.<br />
Jaringan nirkabel tidak hanya mendukung komputer (laptop) saja, namum PDA dan smartphone yang telah mendukung fasilitas Wi-Fi juga dapat dihubungkan dengan jaringan nirkabel ini sehingga dapat mendukung personal mobility.<br />
</em><br />
<a name="_Toc176313056" title="_Toc176313056"></a>Kata Kunci: Service Set Id (SSID), Wired Equivalent Privacy<a rel="attachment wp-att-12" href="http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/wireless-access/" title="wireless access"></a> (WEP), MAC Address dan Extensible Authentication Protocol (EAP), Personal Digital Assistant (PDA)</p>
<p><a name="_Toc176313057" title="_Toc176313057"></a>1. PENDAHULUAN<br />
<a name="_Toc176313058" title="_Toc176313058"></a>1.1. Latar Belakang</p>
<p>Perkembangan jaringan nirkabel di Indonesia cukup pesat, terutama di kotakota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pengaksesan dari jaringan nirkabel ini pada umumnya dengan mengadakan access point di hotel-hotel, malmal, kafe-kafe atau tempat umum lainnya yang biasanya dikunjungi kalangan kelas menengah atas. Mereka cukup membawa laptop atau PDA ke kawasan tersebut untuk mendapatkan akses nirkabel. Tentunya laptop dan PDA yang mereka bawa mendukung teknologi wireless network, seperti teknologi centrino bagi laptop.<br />
Permasalahan yang muncul dengan adanya access point yaitu keamanan (security). Sekarang ini, hak pengaksesan mungkin masih diberikan secara cuma cuma (gratis). Namun untuk beberapa tahun mendatang hak akses tersebut tidak akan diberikan secara gratis. Artinya siapa saja yang berhak mengakses harus dikelola. Dan sistem keamanan perlu diterapkan agar orang lain tidak dapat mengkases jaringan tersebut.<br />
Jaringan nirkabel memiliki tingkat keamanan yang lebih buruk jika dibandingkan dengan jaringan kabel, hal ini terutama disebabkan oleh komunikasinya yang dilakukan memalui media udara sehingga rentan terhadap gangguan keamanan. Beberapa teknik digunakan untuk memberikan keamanan pada jaringan nirkabel khususnya keamanan diantara pengguna dan access point. Namun teknik-teknik tersebut masih juga memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain.</p>
<p><a name="_Toc176313059" title="_Toc176313059"></a>1.2. Tujuan</p>
<p>Tujuan dari makalah ini adalah:<br />
Membahas tren jaringan nirkabel<br />
Membahas keamanan dari jaringan wireless access point</p>
<p><a name="_Toc176313060" title="_Toc176313060"></a>2. WIRELESS NETWORK</p>
<p>Wireless Network atau jaringan nirkabel merupakan jaringan komputer dimana koneksi pengguna dengan jaringan tersebut tidak menggunakan kabel seperti yang digunakan pada jaringan komputer biasa. Komunikasi antara pengguna dengan jaringan nirkabel dilalakukan melalui gelombang elektromagnetik pada frekuensi radio (sekitar 2,4 GHz). Komunikasi nirkabel ini terjadi antara pengguna (Laptop, PDA, dll) dengan suatu perangkat yang dinamakan dengan Access Point. Access Point ini yang akan menghubungkan pengguna tersebut dengan jaringan komputer yang sesungguhnya.<br />
Sekarang ini ada beberapa standar internasional yang telah dikeluarkan untuk jaringan nirkabel. Standar tersebut antara lain: IEEE 802.11a, IEEE 802.11b, OpenAir, HiperLAN, Bluetooth, dan HomeRF. Diantara standar internasional tersebut, standar IEEE 802.11b merupakan standar yang paling banyak digunakan, salah satu alasannya adalah standar IEEE 802.11b memberikan pita komunikasi yang lebih lebar dari pada standar lainnya.<br />
Jaringan nirkabel yang ada dapat berbentuk ad-hoc peer-to-peer, dimana pengguna dapat berkomunikasi langsung dengan pengguna lainnya tanpa melaui jaringan komputer (Access Point) yang menghubungkan mereka. Bentuk lainnya adalah jaringan yang kompleks (complex network), pengguna berhubungan dengan jaringan komputer melaui Access Point sebagai perantaranya. Kedua bentuk jaringan nirkabel tersebut dapat digambarkan seperti pada gambar berikut ini.</p>
<p align="center"><img border="0" width="1" src="http://ariefms.wordpress.com/wp-admin/" height="1" /> <span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> <a rel="attachment wp-att-12" href="http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/wireless-access/" title="wireless access"><img src="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/1.thumbnail.jpg?w=510" alt="wireless access" /></a></span><br />
Gambar 1 Wireless Peer-to-Perr</p>
<p align="center"><a rel="attachment wp-att-13" href="http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/13/" title="2.jpg"><img width="242" src="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/2.thumbnail.jpg?w=242&#038;h=133" alt="2.jpg" height="133" /></a><br />
Gambar 2 Complex Network</p>
<p>Pada makalah ini, yang akan dibahas adalah jaringan komputer kompleks karena pada jaringan ini menggunakan Access Point yang akan dibahas sisi keamanannya, sedangkan jaringan ad-hoc peer-to-peer tidak menggunakan Access Point.</p>
<p><a name="_Toc176313061" title="_Toc176313061"></a>3. WIRELESS ACCESS POINT</p>
<p>Wireless Access Point merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk menghubungkan pengguna dengan jaringan komputer biasa. Access Point ini menerima data dari pengguna dalam bentuk gelombang berfrekuensi radio dan kemudian meneruskannya ke jaringan kabel, sebaliknya Access Point juga mengirimkan data dari jaringan ke pengguna dalam bentuk gelombang radio. Gambaran dari Access Point dapat dilihat pada gambar di bawah ini</p>
<p align="center"><a rel="attachment wp-att-14" href="http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/14/" title="3.jpg"><img width="211" src="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/3.thumbnail.jpg?w=211&#038;h=153" alt="3.jpg" height="153" /></a></p>
<p align="center">Gambar 3 Wireless Access Point</p>
<p>Dalam satu lingkup jaringan komputer dapat terdiri dari satu atau beberapa Access Point yang mengidentifikasikan suatu jaringan tersebut. Karena Access Point merupakan “gerbang bebas” yang berhubungan langsung dengan pengguna, maka Access Point ini juga dilengkapi berbagai teknik keamanan agar koneksi dari pengguna dapat dilakukan dengan baik benar. Artinya dimungkinkan hanya pengguna yang benar-benar berhak yang boleh mengakses jaringan tersebut dan komunikasi diantara Access Point dan pengguna dapat dilakukan dengan aman.</p>
<p><a name="_Toc176313062" title="_Toc176313062"></a>4. KEAMANAN WIRELESS ACCESS POINT<br />
Daerah diantara Access Point dengan pengguna merupakan daerah dengan kemungkinan gangguan keamanan paling tinggi dari jaringan nirkabel. Daerah ini merupakan daerah bebas, dimana komunikasi data dilakukan melalui frekuensi radio sehingga berbagi gangguan keamanan dapat terjadi di sini.<br />
Secara umum gangguan keamanan yang ada di daerah antara Access Point dengan pengguna adalah: otentikasi dan eavesdroping (penyadapan). Access Point harus bisa menentukan apakah seorang pengguna yang berusaha membangun koneksi ke jaringan tersebut memiliki hak akses atau tidak dan juga berusaha agar komunikasi degnan pengguna dilakukan secara aman.<br />
Selama ini ada beberapa teknik yang digunakan untuk mendukung keamanan Access Point, antar lain: Service Set ID (SSID), Wired Equivalent privacy (WEP), MAC Address, dan Extensible Authentication Protocol (EAP) yang akan dibahas lebih lanjut dalam bab ini. Pada umumnya teknik-teknik tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dikombinasikan dengan teknik-teknik lainnya.</p>
<p><a name="_Toc176313063" title="_Toc176313063"></a>4.1. Service Set ID (SSID)<br />
Service Set ID merupakan 32 karakter unik yang menidentitifkasikan suatu jaringan nirkabel. Jika dalam satu jaringan terdapat beberapa Access Point, maka Access Point tersebut mengidentifikasikan satu jaringan yang sama, dengan kata lain Acces Point tersebut memiliki SSID yang sama. Pengguna harus mengetahui SSID Access Point yang bersangkutan jika ingin melakukan koneksi. Jika kita membeli Access Point, secara default accesspPoint tersebut telah dikonfigurasikan oleh pabrik pembuatnya. Konfigurasi awal ini memungkinkan access point untuk menyebarkan (broadcast) SSID setiap selang waktu tertentu.<br />
Broadcast SSID ini memungkinkan setiap pengguna yang berada dalam cakupan access point dapat mengetahui SSID jaringan tersebut sehingga pengguna yang sebenarnya tidak berhak mengakses, dapat mengakses jaringan tersebut. Hal ini merupakan kelemahan tersendiri bagi access point.<br />
Untuk mengatasi kelemahan tersebut, sebaiknya konfigurasi awal dari pabrik pembuatnya diubah, terutama menonaktifkan broadcast SSID sehingga pengguna harus mengetahui SSID dari accesspPoint jika ingin melakukan koneksi ke jaringan yang bersangkutan.</p>
<p><a name="_Toc176313064" title="_Toc176313064"></a>4.2. Wired Equivalent Privacy (WEP)<br />
Wired Equivalnet Privacy (WEP) dinamakan demikian dengan maksud agar WEP memilik tingkat keamanan yang setara dengan jaringan wired (jaringan kabel). Seperti kita ketahui jaringan kabel memiliki tingkat keamanan yang cukup baik dan lebih baik jika dibandingkan dengan jaringan nirkabel. WEP digunakan untuk keamanan transfer data melalui metode enkripsi dan dekrsipsi, selain itu WEP dapat juga digunakan untuk otentikasi pengguna melalui protokol WEP. WEP menggunakan algoritma RC4 yang merupakan algoritma kriptografi stream chiper. Pesan dienkripsi terlebih dahulu sebelum dikirimkan dan sebuah Integrity check akan memeriksa apakah terjadi perubahan pada pesan yang dikirimkan.<br />
Untuk mengenkripsikan suatu pesan atau data digunakan kunci rahasia dan initial vector (IV). Panjang kunci ini antara 64 bit sampai 128 bit, sedangkan IV merupakan nilai random atau juga bisa masukan pengguna yang panjangnya 24 bit. Skema dari algoritma ini dapat dilihat pada gambar berikut ini.</p>
<p align="center"><a rel="attachment wp-att-15" href="http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/15/" title="4.jpg"><img width="278" src="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/4.thumbnail.jpg?w=278&#038;h=146" alt="4.jpg" height="146" /></a></p>
<p align="center">Gambar 4 Skema Algoritma RC4</p>
<p>Dalam metoda WEP, kunci rahasia dibagikan ke semua pengguna yang memiliki hak akses (shared key) . Biasanya kunci ini sama untuk semua pengguna dan berlaku untuk selamanya atau dalam waktu yang lama. Metode demikian sering disebut dengan metode static shared key. Seperti yang sudah disebutkan di atas, WEP juga bisa digunakan untuk otentikasi pengguna melalui protokol WEP. Mekanismenya sebagai berikut:<br />
Access Point membangkitkan nilai random yang disebut dengan “challenge”. Challenge ini disebarkan (broadcast) ke pengguna. Pengguna yang berada dalam jangkauan access point yang sedang membangun koneksi dengan jaringan akan menerima challenge tersebut. Di sisi pengguna, challenge tersebut akan dienkripsi dengan kunci (shared key) yang ia miliki. Proses ini tentunya tanpa sepengetahuan penggunanya dan dijalankan secara otomatis oleh sistem yang ada di komputernya. Setelah dienkripsi, challenge tersebut kemudian dikirimkan kembali ke access point. Kemudian access point akan meng-otentikasi challenge yang telah dienkripsi tersebut untuk menentukan apakah pengguna yang mengirimkan chllenge tersebut boleh melakukan koneksi dengan jaringan atau tidak.</p>
<p>Metode WEP ini setidaknya memiliki dua kelemahan, yaitu dalam hal manajemen kunci dan chipertext attck. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pada umumnya, WEP menerapkan manajemen kunci yang statis. Satu kunci untuk semua pengguna dan berlaku selamanya. Hal ini menyebabkan jika ada pengguna yang sebenarnya tidak memiliki hak akses dapat mengetahui kunci (shared key), maka ia dapt melakukan koneksi ke jaringan dengan bebas dan gratis selama kunci tersebut berlaku. Kelamahan ini dapat diatasi dengan menerapkan manajemen kunci secara dinamis. Secara dinamis dalam selang waktu tertentu, access point membangkitkan kunci kemudian dikirimkan ke pengguna yang memiliki otentikasi ke jaringan tersebut.<br />
WEP juga rentan dengan serangan chipertext attack. Jika seorang penyadap dapat memperoleh dua chipertext yang dikirimkan menggunakan algoritma RC4, misalnya c1 dan c2, maka ia bisa memperoleh kunci (shared key) yang digunakan untuk mendeskripsikan chipertext tersebut. Prosesnya sebagai berikut:<br />
Dalam algoritma stream chiper, chipertext merupakan hasil dari xor pesan dengan kunci (bit stream). C = P xor K. Jika kedua chipertext yagn diperoleh di-xor-kan maka akan didapt xor kedua plaintext-nya.<br />
C1 xor C2 = (P1 xor K) xor (P2 xor K)<br />
C1 xor C2 = (P1 xor P2) xor (K xor K)<br />
C1 xor C2 = P1 xor P2<br />
Jika memperoleh bit-bit yang bersesuaian maka C1 di-xor-kan dengan P1 akan mendapatkan kunci (shared key). Kelemahan ini dapat diatasi dengan menggunakan initial vector (IV) yang berubah-ubah setiap kali pengiriman data walaupun kunci yang digunakannya sama. Jadi, walaupun seorang penyadap dapat memperoleh dua chipertext, namun jika IV yang digunakan untuk mengenkripsi pesan tersebut tidak sama, penyadap tersebut tidak akan mendapatkan kunci.</p>
<p><a name="_Toc176313065" title="_Toc176313065"></a>4.3. MAC Address<br />
MAC Address merupakan 12 digit hexadesimal unique address yang mengidenti-fikasikan network interface card pengguna. Daftar pengguna yang berhak mengakses jaringan disimpan di dalam Access Control List (ACL). Jika ada pengguna yang berusaha untuk membangun koneksi dengan jaringan maka access point akan memeriksa MAC address dari pengguna, kemudian memeriksa apakah MAC address tersebut ada di dalam ACL atau tidak, jika ada maka pengguna tersebut boleh mengakses jaringan dan jika tidak maka permintaan koneksinya ditolak.<br />
Metoda ini memiliki kelemahan terutama pada MAC address itu sendiri dan penyimpanannya pada ACL. MAC address dapat diubah, sehingga jika ada orang yang dapat mencuri data-data MAC address yang ada di dalam ACL, ia dapat mengkonfigurasikan MAC address-nya sesuai dengan MAC address yang ada di dalam ACL sehingga ia mendapatkan hak akses secara gratis. Kelamahan ini mungkin dapat diatasi jika data yang disimpan di ACL adalah nila hash dari MAC address sehingga walaupun ada orang yang dapat mencuri data-data di ACL, ia tidak dapat mengkonfigurasikan MAC addrerss-nya sesuai dengan MAC address yang ada di ACL tersebut.</p>
<p><a name="_Toc176313066" title="_Toc176313066"></a>4.4. Extensible Authentication Protocol (EAP)<br />
Extensible Authentication Protocol (EAP) merupakan tambahan protocol keamanan pada layer 2 (MAC address) yang terletak pada tahap otentikasi dari proses keamanan bertindak sebagai lapisan ketiga dan terakhir pada jaringan nirkabel. Standar internasional yang mengatur keamanan ini diatur oleh standar IEEE 802.1X. Berdasarkan standar 802.1X, langkah-langkah yang terjadi ketika suatu mobile device melakukan request kepada access ppoint (AP) adalah sebagai berikut :<br />
AP meminta informasi otentikasi dari pengguna<br />
Pengguna mengembalikan informasi otentikasi yang diminta<br />
AP meneruskan informasi otentikasi yang diterima ke server RADIUS (Remote Access Dial-In User Service).<br />
Setelah diperoleh otorisasi dari server RADIUS, maka pengguna diperbolehkan untuk melakukan koneksi dan transmisi data.<br />
Ada empat metode EAP yang umum digunakan pada saat ini, yaitu : EAPMD5, LEAP atau EAP Cisco, EAP-TLS, dan EAP-TTLS:</p>
<p><a name="_Toc176313067" title="_Toc176313067"></a>4.4.1. EAP-MD5<br />
EAP MD5 merupakan EAP yang menggunakan algoritma enkripsi MD5 untuk melakukan hash terhadap username dan password. Akan tetapi algoritma ini masih mempunyai kekurangan, yaitu tidak mampu menghasilkan kunci WEP secara dinamis, sehingga dengan melakukan ciphertext attack pengguna asing akan dapat memperoleh kunci WEP yang sedang digunakan. Kelemahan yang lain adalah tidak adanya jaminan kepastian bahwa pengguna sudah mengirimkan informasi otentikasi yang tepat ke tempat yang tepat. Bisa saja informasi yang dikirimkan pengguna disadap di tengah jalan tanpa tahu hal tersebut.</p>
<p>4<a name="_Toc176313068" title="_Toc176313068"></a>.4.2. LAEP (EAP-Cisco)<br />
EAP yang ini dikembangkan oleh CISCO dan merupakan peningkatan dari EAP MD5. Pada protocol ini sudah mulai diperkenalkan pembangkita kunci WEP secara dinamis untuk dapat mencegah ciphertext attack. Selain itu juga diperkenalkan fitur mutual authentication, yaitu autentikasi 2 arah antara pengguna dan AP untuk mencegah penyadapan data terjadi. Satu lagi fitur tambahan baru yang terdapat di LEAP adalah dukungan terhadap session timeout. Dengan adanya fitur ini apabila terjadi timeout pada sever RADIUS, maka AP akan secara otomatis mengirimkan ulang informasi otentikasi pengguna, tentunya dengan enkripsi kunci yang berbeda.</p>
<p><a name="_Toc176313069" title="_Toc176313069"></a>4.4.3. EAP-TLS<br />
Otentikasi pada EAP yang dikembangkan oleh Microsoft ini tidak lagi menggunakan masukan username dan password biasa, tetapi sudah menggunakan sertifikat X.509 untuk menangani otentikasi. Secara garis besar, data yang tercantum dalam sertifikat X.509 adalah sebagai berikut :<br />
Version<br />
Serial Number<br />
Signature Algorithm Identifier<br />
Issuer Name<br />
Validity Period<br />
Subject Name<br />
Subject Public Key Information</p>
<p>Secara umum, cara kerja EAP ini mirip dengan LEAP.</p>
<p><a name="_Toc176313070" title="_Toc176313070"></a>4.4.4. EAP-TTLS<br />
EAP yang dikembangakan oleh Funk Software ini merupakan pengembangan dari EAP TLS. Otentikasi pada EAP ini menggunakan dual otentikasi, yaitu menggunakan sertifikat dan juga username serta password.Cara kerja dari EAP ini adalah informasi yang berasal oleh penggguna akan dikirimkan melalui sejumlah mekanisme challengeresponse tertentu.</p>
<p><a name="_Toc176313071" title="_Toc176313071"></a>5. KESIMPULAN<br />
Komunikasi pada jaringan nirkabel menggunakan gelombang elektromagnetik pada frekuensi radio. Komunikasi ini terjadi di daerah antara access point dengan pengguna (Laptop, PDA, dll). Derajat keamanan komunikasi dengan media udara lebih buruk jika dibandingkan dengan komunikasi melalui media kabel. Oleh karena itu faktor keamanan pada jaringan nirkabel perlu diperhatikan.<br />
Secara umum keamanan pada access point terdiri atas kemanan otentikasi dan keamanan dari penyadapan (eavesdroping). Untuk mendukung keamanan ini digunakan beberapa teknik, antar lain: Service Set ID(SSID), Wired Equivalent Privacy (WEP), MAC Address, dan Extensible Authentication Protocol (EAP). Teknik-teknik tersebut digunakan untuk memberikan tingkat keamanan yang standar. Masih ada beberapa kelamahan dari penggunaan teknik-teknik tersebut yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak berhak sehingga teknik-teknik tersebut perlu untuk dikaji ulang atau mungkin menerapkan teknik lain yang lebih baik sehingga komunikasi melalui jaringan nirkabel menjadi lebih aman.</p>
<p><a name="_Toc176313072" title="_Toc176313072"></a>6. DAFTAR PUSTAKA<br />
Security Guideline for Wireless LAN Implementation di <a href="http://www.sans.org/rr/whitepapers/wireless/"><font color="#473624">http://www.sans.org/rr/whitepapers/wireless/</font></a> ; diakses terakhir 10 September 2007<br />
Security and the 802.11b Wireless LAN di <a href="http://www.sans.org/rr/whitepapers/wireless/"><font color="#473624">http://www.sans.org/rr/whitepapers/wireless/</font></a> ; diakses terakhir 10 September 2007<br />
Torn M. Thomas. Wireless Security, dari buku “Network Security First Step”. Cisco Press.<br />
Wireless Access Point Security in Cambridge di <a href="http://www.pdocs.lcs.mit.edu/asrg/2003-10-06.html"><font color="#473624">http://www.pdocs.lcs.mit.edu/asrg/2003-10-06.html</font></a> ; diakses terakhir 10 September 2007<br />
Wireless Security Technique: An Overview di <a href="http://portal.acm.org/ft_gateway.cfm?id=105941&amp;type=pdf"><font color="#473624">http://portal.acm.org/ft_gateway.cfm?id=105941&amp;type=pdf</font></a> ; diakses terakhir 10 September 2007</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariefms.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariefms.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariefms.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariefms.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariefms.wordpress.com&amp;blog=1800379&amp;post=3&amp;subd=ariefms&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariefms.wordpress.com/2007/09/27/tren-technology-dan-security-wap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b98b6ad76eeac43c94b98cda88fbfdf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariefms</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariefms.wordpress.com/wp-admin/" medium="image" />

		<media:content url="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wireless access</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/3.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariefms.files.wordpress.com/2007/12/4.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
